Bupati Takalar Sampaikan Kondisi Fiskal Kabupaten Takalar. Ketika Hadiri  Perayaan Maulid Di Sanrobone.

pembaharuanpost.com.—–Bupati Takalar Firtdaus Daeng Manye menyampaikan kondisi fiskal  pemerintah kabupaten Takalar ketika memberikan sambutan pada perayaan Maulid di Sanrobone

Dalam sambutannya, Daeng Manye juga menyinggung kondisi fiskal Pemerintah Kabupaten Takalar.

Ia mengatakan pemerintah daerah masih menghadapi kewajiban pembayaran utang sebesar Rp313 miliar.

Utang tersebut terdiri atas Rp241 miliar pokok dan Rp72 miliar bunga.

Meski demikian, Daeng Manye menyebut sekitar Rp180 miliar utang telah dibayarkan selama hampir dua tahun pemerintahannya.

Kondisi tersebut, kata dia, membuat pemerintah daerah harus mencari cara kreatif untuk menjaga pembangunan tetap berjalan.

Daeng Manye mengatakan pemerintah daerah terus mencari sumber pendanaan dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Selain itu, potensi ekonomi daerah juga terus didorong melalui sektor UMKM, pariwisata, perikanan, tambak, dan pertanian.

“Kita harus punya kreatif cara berpikir yang tidak biasa, yang harus bisa keluar dan tetap membawa kemajuan masyarakat Takalar,” ujarnya.

Ia juga mendorong masuknya investor untuk meningkatkan aktivitas ekonomi dan perputaran uang di Kabupaten Takalar.

Daeng Manye berharap pembangunan daerah dapat berjalan bersama dengan pelestarian sejarah dan budaya.

Ia menegaskan komitmennya agar masyarakat Takalar, termasuk keluarga besar Sanrobone, dapat menikmati pembangunan, pendidikan, dan layanan kesehatan yang lebih baik.(*)